Di Arung Dalam, Kita, dan Lempah Kuning
Karya: Yanto In Action
Arung Dalam adalah dermaga cinta yang tak pernah pindah tempat,
Pantai di sisinya jadi nyanyian yang selalu menemani langkah.
Kita duduk berdua seperti dua buah kayu yang bersanding rapat,
Lempah kuning di tengah jadi jembatan hati yang tak pernah putus erat.
Wadahnya sepiring, seperti dunia kecil yang kita punya sendiri,
Tanpa nasi sebagai alas, rasa cinta tetap padat dan tebal seperti tanah liat.
Istri adalah bumbu yang menghidupi setiap serapan di lidah ini,
Lempah kuning jadi warna emas yang menghiasi cerita kita berdua.
Halaman
