BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026 yang mengusung tema “BEKECAK” (Behame Kite Pacak) di halaman Perkantoran Bupati Bangka Selatan, Selasa (27/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP. bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa tema BEKECAK mengandung makna penting sebagai pengingat untuk senantiasa menjaga persatuan, kebersamaan, serta kolaborasi dalam memajukan daerah yang dikenal sebagai Negeri Junjung Besaoh.

“Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang kita raih hari ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu kita. Tugas kita adalah melanjutkan pembangunan tersebut agar Bangka Selatan menjadi daerah yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” ujarnya.

Baca Juga  Riza Herdavid Apresiasi Toleransi Masyarakat Keposang di HUT ke-195 Kelenteng Kwan Ti Miao

Bupati Riza Herdavid juga menekankan bahwa peringatan hari jadi ini harus menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh elemen untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bangka Selatan sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan kepada para pendahulu.

Lebih lanjut, Bupati Riza Herdavid menyampaikan bahwa Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Potensi tersebut merupakan anugerah yang harus dikelola secara bijak demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Riza Herdavid juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Bangka Selatan selama Tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 70,83 atau berada pada kategori tinggi, meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang berada di angka 70,01.

Baca Juga  2 Pengedar Sabu di Pulau Lepar Pongok Diringkus Tim Elang Laut

Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangka Selatan pada triwulan III Tahun 2025 berada di angka 2,58 persen, dengan sektor ekonomi masih ditopang sektor primer seperti pertanian (lada, karet, dan sawit) serta pertambangan timah. Pemerintah daerah, kata Bupati, terus fokus pada penguatan ketahanan pangan, perikanan, dan ekonomi kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan dari 4,94 persen pada Tahun 2024 menjadi 4,48 persen pada Tahun 2025. Dari sisi inovasi, Kabupaten Bangka Selatan berhasil masuk kategori Kabupaten Inovatif dengan skor Indeks Inovasi Daerah 56,26, meningkat dari skor 50,92 pada tahun sebelumnya berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-6097 Tahun 2025.

Baca Juga  Meriahnya Pawai dan Karnaval HUT ke-80 RI di Kecamatan Payung