PAD Perikanan Bangka Tengah 2025 Tembus 121 Persen, Cold Storage Jadi Penyumbang Terbesar
Penyumbang terbesar berasal dari pemanfaatan gudang beku atau cold storage yang menyetorkan angka sekitar Rp216 juta. Fasilitas ini menjadi vital bagi pelaku usaha karena digunakan sebagai lokasi penyimpanan komoditas ekspor.
“Cold storage kita gunakan untuk menyimpan hasil perikanan, terutama cumi-cumi yang akan diekspor ke Filipina dan Tiongkok. Seluruh tarif yang dikenakan sudah mengacu pada Peraturan Daerah,” jelasnya.
Menatap tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menetapkan target PAD untuk Dinas Perikanan sebesar Rp395 juta. Imam optimis angka tersebut dapat tercapai melalui keberlanjutan program layanan yang ada.
“Kami tetap mengandalkan sembilan sumber pendapatan utama tersebut sebagai motor penggerak PAD perikanan tahun ini,” tutup Imam. (**)
