Sebut Pantun Pemersatu Bangsa, Penyair Yoel Chaidir Ajak Pelajar Bangga Berbudaya Melayu
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Semarak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) diwarnai dengan nuansa literasi budaya. Penyair sekaligus pemantun asal Kota Toboali, Yoel Chaidir, hadir sebagai narasumber dalam acara talkshow yang digelar di Wisma Samudra Toboali, Kamis (29/1/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Yoel menekankan pentingnya pantun sebagai instrumen pemersatu generasi muda, khususnya di kalangan pelajar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga terhadap identitas budaya Melayu, mengingat pantun telah diakui secara global.
“Pantun bukan sekadar rima, tapi ciri khas bangsa. Bahkan, UNESCO telah menetapkan pantun sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Di tingkat lokal, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung juga telah memperkuat kedudukannya melalui Peraturan Daerah (Perda),” ujar Yoel di hadapan para pelajar dan pembimbing yang hadir dengan antusias.
Suasana talkshow berlangsung cair dan interaktif. Yoel mengajak peserta praktik langsung membuat pantun dengan pendekatan kekeluargaan dan silaturahmi. Selain Yoel, kegiatan yang diinisiasi oleh PWI Bangka Selatan ini juga menghadirkan pemateri dari Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Basel.
