Oleh: Hening Cahaya

Tetap kupeluk erat
Baik burukmu
Dalam dekapan kuat
Sakit yang mengkristal
Kutelan mentah-mentah
Kisah saru kelakuanmu
Meski kutahan muntah
Dari rasa kesal
Dan pada angin
Meniupkan resah
Membasahi malam
Gelap merayap-rayap
Hatiku menyeru
Di ujung rindu berlalu
Akupun terpaku lesu
Dalam diam
Merasakan dendammu
Bertalu di hatiku

Dan bayang bayang mu
Selalu menyertai langkahku
Sampai tubuhku kaku
Ditelan waktu

Baca Juga  Jika Pemimpin Tak Lagi "Mesra"