Meski demikian, Efrianda menegaskan pemotongan tersebut masih bersifat proyeksi. Apabila kondisi APBD membaik, maka kemungkinan pemotongan dapat dikurangi atau TPP kembali dibayarkan penuh.

Menanggapi kekhawatiran penurunan kinerja ASN, Efrianda menilai hal itu tidak akan terjadi. Menurutnya, keputusan ini telah melalui pembahasan panjang dan mempertimbangkan berbagai aspek.

“Kami meminta kawan-kawan PNS Bangka Tengah tetap memberikan dedikasi terbaik. Kalau tidak bekerja maksimal, bukan tidak mungkin akan ada pemotongan lanjutan. Mari bersama-sama membangun Bangka Tengah dengan pikiran positif,” tuturnya.

Terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), Efrianda memastikan sementara ini kebijakan pemotongan TPP tidak berdampak pada THR ASN. (**)

Baca Juga  Harga Pangan Melejit, Warga Koba Serbu Beras Rp53 Ribu per 5 Kg