Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Bangka Tengah Pastikan Tiap Desa Punya PAUD
Ia juga menekankan pentingnya budaya literasi di tengah kemajuan teknologi. Masyarakat diminta memanfaatkan gawai untuk hal-hal produktif.
“Sekarang zaman sudah canggih, tidak perlu beli buku mahal, membaca bisa dari handphone. Gunakan teknologi untuk hal positif, bukan hanya bermain game online,” katanya.
Untuk langkah konkret, Pemkab Bangka Tengah terus memperkuat layanan pendidikan sejak usia dini. Saat ini, seluruh desa di Bangka Tengah telah memiliki layanan PAUD.
“Alhamdulillah, setiap desa sudah ada PAUD. Tinggal bagaimana masyarakat mengakses layanan pendidikan tersebut,” ujarnya.
Sementara untuk jenjang pendidikan menengah, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingat SMA dan SMK berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
“Jika memang dibutuhkan tambahan layanan pendidikan menengah, kita langsung berkoordinasi dengan Pemprov, sehingga tidak ada lagi anak yang tamat SMP lalu putus sekolah,” pungkasnya (**)
