Ribuan Masyarakat Meriahkan Festival Perang Ketupat Tempilang 2026

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Acara Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 di Pantai Pasir Kuning, Airlintang, Kecamatan Tempilang pada Minggu (8/2/2026) berlangsung meriah. Hal ini terlihat dari antusiasme ribuan warga yang hadir dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penampilan tari tradisional dan doa bersama. Puncaknya, prosesi perang ketupat sebagai simbol tolak bala dan ungkapan rasa syukur masyarakat di Kecamatan Tempilang. Tradisi ini pun ditutup dengan ritual Nganyot Perae.

Atau ritual menghanyutkan perahu ke laut sebagai simbol pelepasan segala marabahaya. Kemudian harapan keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat pesisir. Festival tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang tetap lestari hingga saat ini.

Baca Juga  Kisah Tiga Penambang Babar, 48 Jam Terombang Ambing di Laut, Bertahan hanya dengan Minum

Apalagi, sejak tahun 2024 telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh pemerintah. Tidak heran, masyarakat dari berbagai daerah rela datang jauh-jauh untuk menyaksikan festival yang digelar pada bulan Ruah atau Syakban, menjelang Ramadan.

Bupati Babar, Markus, mengaku bahwa pemerintah daerah selalu mendukung penuh acara ini. Dukungan ini menjadi komitmen terhadap pelestarian budaya dan kegiatan adat budaya yang ada di Babar. Baik melalui bantuan anggaran atau melalui program kebijakan daerah.