Nah, kali ini selain hobi memancing saat libur saya memulai dengan mengasah skill di media sosial, saya mencoba menjadi konten kreator dan mulai membuat video setiap hari. Saya mulai mengasah keterampilan mengedit video, merekam setiap moment pada saat liburan dan tentunya kadang berlagak menjadi model di video saya sendiri.

Terkesan allay sih, kata anak muda saat ini tapi whatever lah yah karena dalam pikiran saya kalo gak gitu ya gak bisa jadi model dong hahaha. Saya berusaha menghibur diri sendiri dan berusaha tetap konsisten memposting video. Apapun hasilnya nanti yang jelas saya berusaha upgrade diri saya dengan kemampuan yang berbeda dari sebelumnya.

Baca Juga  Konten Masak Rendang Bikin Gaduh, Willie Salim Resmi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Setelah menjadi konten kreator saya mengasah marketing skill lewat affiliate dengan belajar membuat video- video affiliate yang awal-awalnya sepi penonton. Namun, saya mencoba konsisten membuat video dan mereviu produk-produk dari berbagai marketplace seperti Shopee.

Tidak disangka setelah beberapa bulan akhirnya pecah telor pertama dan mendapatkan komisi penjualan. Sekarang sih belom seberapa hasilnya tetapi selalu bersyukur semoga suatu hari nanti saya akan menikmati usaha ini kemudian saya yakin kalau sudah rezeki tidak akan kemana dan tidak akan tertukar.

Mungkin ini hanya sepenggal cerita saya sebagai guru bercerita kemudian dituangkan melalui tulisan di saat hari libur tiba. Bahwa apa yang kita lihat susah, tidak mungkin selamanya susah kalua kita mau berusaha mencoba, mencoba, mencoba selama hal ini baik.

Baca Juga  Perlukah Penonton Film Dilindungi?

Saya sudah membuktikannya sendiri dan dari sini saya belajar menjadi guru tidak hanya sekedar menjadi guru, namun hal apapun saya lakukan yang penting positif dan tidak mengganggu tugas saya sebagai guru.

Semoga dari cerita yang saya utarakan dapat menginspirasi dan berbagi pengalaman bahwa guru pun bisa berprofesi lain dengan versinya masing-masing demi mencapai sebuah tujuan.

Catatan: Kata-kata selalu saya ingat teman dari Kecamatan Payung saat Pelatihan Pembelajaran Mendalam. “(Siapapun bisa menulis)”.