“Blue economy bukan hanya soal produksi, tetapi juga menjaga laut tetap lestari. Kalau ekosistem rusak, ekonomi masyarakat ikut terdampak,” tegasnya.

Di sisi lain, pendekatan green economy diarahkan pada pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, penguatan sektor pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan pesisir dari risiko kerusakan lingkungan. Isu konektivitas wilayah dan keberlanjutan lingkungan menjadi bagian penting agenda strategis pembangunan tahun 2027.

Dalam sesi diskusi, perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Tukak Sadai menyampaikan berbagai usulan prioritas hasil Musrenbang desa. Usulan tersebut antara lain peningkatan jalan penghubung antar desa, akses menuju sentra produksi perikanan, penguatan sarana dan prasarana perikanan, dukungan bagi UMKM pesisir, pengembangan sarana pariwisata, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga  Gudang Timah di Desa Paku Digerebek, Polisi Sita 326 Kilogram dan Uang Rp126 Juta

Menanggapi hal tersebut, Ari menegaskan bahwa seluruh usulan akan diselaraskan dengan kemampuan fiskal daerah. Pemerintah akan memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perbaikan kualitas lingkungan hidup.

“Kita ingin pembangunan yang terukur dan berdampak nyata. Tidak hanya tumbuh, tetapi juga merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Musrenbang di Kecamatan Tukak Sadai menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan arah pembangunan tahun 2027 benar-benar berpijak pada potensi lokal.

Di wilayah pesisir ini, konsep green economy dan blue economy diterjemahkan sebagai strategi konkret dalam menggerakkan perekonomian tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan yang menjadi sandaran hidup masyarakat.

Baca Juga  Rancang Masa Depan Daerah, Pemkab Bangka Selatan Gelar FKP RKPD 2027

Melalui forum partisipatif ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kabupaten Bangka Selatan tahun 2027 dapat tersusun secara komprehensif, realistis, serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (**)