Salah satu bentuk nyata toleransi itu terlihat saat Ramadan, di mana para pemilik warung makan menutup tirai pada siang hari sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, jika muncul persoalan kecil di tengah masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan segera melakukan langkah persuasif agar situasi tetap kondusif.

Zainal berharap semangat saling menghargai ini terus dipertahankan, sehingga Bangka Tengah tetap dikenal sebagai daerah yang damai dan harmonis dalam keberagaman.

Baca Juga  Gubernur Babel Sepakat Bangun Pelabuhan di Kawasan Eks PT Kobatin