Puluhan Guru Ngadu ke DPRD Babar: Gaji Telat 2 Bulan dan Tuntut Kesetaraan

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Untuk meminta keadilan dalam pengabdian, puluhan guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Bangka Barat mendatangi kantor DPRD pada Rabu (18/2/2026) pagi.

Kedatangan mereka disambut Wakil Ketua Komisi I DPRD Babar, Deddi Wijaya dan jajaran. Ada beberapa hal yang dituntut puluhan tenaga pendidik dan guru pada audiensi di Gedung Paripurna DPRD Babar itu.

Pertama, keterlambatan gaji mereka 2 bulan pada Januari dan Februari 2026. Selain itu mereka juga menuntut kesetaraan gaji dengan PPPK paruh waktu yang ada di OPD pemda. Mereka menilai ada kesenjangan yang mencolok. Padahal, status mereka sama sebagai PPPK paruh waktu.

Baca Juga  Badri Kembali Jabat Ketua DPRD Babar, Oktorazsari Bertahan dan Samsir Gantikan Miyuni

“Meski ada persoalan gaji yang belum dibayar, pada intinya kami ke sini ingin menuntut kesetaraan. Karena ijazah kita sama, hanya gajinya yang beda dengan PPPK paruh waktu di Pemda,” ujar Pengelola Perpustakaan SMPN 1 Parittiga Mudjiati.

Menurut dia selisih gaji dengan PPPK paruh waktu yang berdinas di pemda dengan tenaga kependidikan cukup signifikan. Alasan pemda tidak bisa menyetarakan karena anggaran yang tidak mencukupi.

“Kalau tidak mencukupi yang saya herankan juga kenapa masih dibedakan. Kalau tidak mencukupi kan harusnya disamaratakan ya, biar secukupnya itu kan. Tujuannya harusnya kan seperti itu. Kami dari tenaga kependidikan menerima gaji lebih kecil, sekarang di bawah Rp 2 juta, sementara di Pemda bisa di atas Rp 2 juta,” katanya.

Baca Juga  Tahun Ini, Pemkab Bangka Barat Targetkan 4 Puskesmas Jadi BLUD