Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui PS Kasi Humas, Iptu Yos Sudarso, mengatakan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat selama operasi.

“Patroli kami lakukan secara rutin dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel berdialog langsung dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan agar tak segan melaporkan apabila mengetahui adanya praktik perjudian,” katanya.

“Atau mungkin ada praktik prostitusi, pungutan liar, peredaran minuman keras, maupun kepemilikan senjata api ilegal. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Polisi, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga,” kata dia.

Ia menegaskan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui kantor polisi terdekat. Menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, atau memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.

Baca Juga  Nekat Jadi Bandar Sabu di Mentok, Sigit Diancam Hukuman Mati

“Call Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Kami pastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” katanya.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Babar terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas yang mengarah pada gangguan kamtibmas. Namun petugas tetap mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal maupun praktik penyakit masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat. Sehingga stabilitas keamanan di Babar tetap terjaga, tidak hanya selama Operasi Pekat Menumbing 2026, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.