​”Kami akan melakukan gelar perkara untuk peningkatan status (AS) dan melakukan pengejaran. Jika lari ke luar negeri, kami akan berkoordinasi dengan Hub Inter maupun Interpol,” tegas Irhamni.

​Irhami mengungkapkan pola penyelundupan ini telah terdeteksi dari hulu hingga hilir.

Berdasarkan data Asosiasi Eksportir Timah Indonesia, terdapat kebocoran sekitar 12.000 ton timah per tahun yang diselundupkan ke Malaysia, dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp22 Triliun.

​”Ini baru sebagian kecil yang berhasil kami ungkap dari ribuan kali penyelundupan yang terjadi. Sesuai instruksi Bapak Presiden, sumber daya alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya warga Bangka Belitung,” tambahnya.

​Dalam penggeledahan tersebut, polisi menyita sejumlah aset mewah dan operasional yang diduga merupakan hasil kejahatan. Beberapa barang bukti yang dipasang garis polisi (police line) antara lain: 1 unit mobil sport Mustang berwarna orange, 1 unit mobil pickup, dokumen-dokumen penting, serta sejumlah brankas yang masih dalam proses pembukaan.

Baca Juga  Bahas Isu Strategis, Pemkab Basel Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026

​Selain itu, 1 unit alat berat Excavator Kobelco, 1 unit mobil dump truck, serta area gudang pengolahan pasir timah yang berlokasi sekitar 500 meter dari rumah Asui.

Sementara itu, aset-aset yang telah dipasang garis polisi kini berstatus status quo untuk kepentingan pembuktian penyidikan lebih lanjut.

​Hingga saat ini, Polri telah mengamankan 11 tersangka di Rutan Bareskrim, ditambah dua tersangka baru berinisial D dan J.

Penggeledahan di rumah inisial Asui di Desa Keposang Toboali merupakan upaya mengungkap hilirisasi penyelundupan tersebut.

​”Kami baru mengungkap 18 kali penyelundupan dari ribuan kali yang diduga telah dilakukan ke Malaysia. Ini baru kerja kecil kami, namun pola dan modus operasinya sudah kami kantongi,” tegas Brigjen Pol Irhamni kepada sejumlah awak media.

Baca Juga  Bareskrim Tetapkan Panji Gumilang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama