“Sore tadi proyektil ini sudah dimusnahkan di pinggir pantai Tanjung Ular. Bisa dinyatakan kondisi sudah aman dan tidak ada korban. Jadi sudah ada dua kali sepanjang sejarah ditemukan benda yang berkaitan dengan bahan peledak di kawasan tersebut,” ungkapnya.

Ia menyebut, sebelumnya masyarakat pernah menemukan dua mortir, hanya beda jenis. Memang, lokasi titik awal temuan kali ini dan sebelumnya, beberapa radius ratusan meter merupakan kawasan tragedi kapal yang tenggelam pada masa perang dunia kedua.

Sementara, Kanit 1 Subden II Jibom Detasemen Gegana Satbrimboda Polda Babel, Ipda Landi Rahmadi Rizki mengatakan pihaknya telah melaksanakan evakuasi terkait temuan benda tersebut.

“Sudah kami identifikasi untuk memastikan lagi sebelum kita laksanakan disposal. Kita nyatakan proyektil sudah dinyatakan aman. Imbauan kami kepada masyarakat apabila menemukan hal-hal yang serupa silahkan melapor kepada pihak Polres setempat nanti kita respon dari Unit Gegana Satbrimob Polda Bangka Belitung,” jelasnya.

Baca Juga  Nekat Jadi Bandar Sabu di Mentok, Sigit Diancam Hukuman Mati