Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan rehab masjid yang dimulai sejak 13 Februari 2026 ini telah mencapai progres signifikan, yakni mencapai 65 %. Pengerjaan difokuskan pada pengecatan luar dalam dan Pagar, dan perbaikan sarana tempat Wudhu dan WC.

Sementara itu, Kepala Desa Penutuk Juniharso menyampaikan apresiasi tinggi atas program TMMD ini.

“Warga sangat terbantu. Sebelum direhab, Mushola ini sebelumnya kusam kurang terawat karena di Pulau akses jalan ke Kota nyebrang dl. Alhamdulillah, dengan bantuan Pak TNI, sekarang progresnya sangat cepat dan gotong royong warga semakin solid,” ujar Juniharso

Satgas TMMD ke- 127 menargetkan seluruh pekerjaan, baik fisik maupun non-fisik, dapat rampung tepat waktu sebelum penutupan program, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Baca Juga  Asa Baru di Tengah Deburan Ombak: Jejak Bakti TMMD di Pulau Lepar