Bawaslu Gelar Ngabuburit Pengawasan, Perkuat Strategi Pengawasan Partisipatif di Bulan Ramadan
Dalam kegiatan tersebut, Budi Santoso selaku narasumber memaparkan materi mengenai pengawasan partisipatif.
“Pengawasan partisipatif merupakan bentuk keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi melalui berbagai bentuk partisipasi. Seperti memberikan informasi awal terkait dugaan pelanggaran, menyampaikan laporan kepada pengawas Pemilu, hingga ikut menyebarkan edukasi pengawasan kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya memperluas jangkauan pengawasan. Akan tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Ustaz Mardi Hadi, Dosen Universitas Islam Nusantara Bandung dan Universitas Pasundan Bandung yang memberikan tausiyah secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema “Ramadan Sebagai Momentum Meningkatkan Kualitas Iman.”
Dalam penyampaiannya, Ustaz Mardi Hadi menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran. Integritas, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat menjaga demokrasi yang bersih dan bebas dari berbagai bentuk kecurangan. Maka dari itu saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan,” kata dia.
Lebih lanjut, memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai keadilan dan kejujuran, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Barat berharap dapat terus mendorong tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Kegiatan Ngabuburit Pengawasan tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Bangka Barat.
Alumni P2P, media di Bangka Barat, serta perwakilan organisasi GMNI, sebagai bentuk silaturahmi dan mempererat kolaborasi dalam mendukung pengawasan partisipatif.
