Untuk mengantisipasi kekurangan air, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) terkait pengelolaan irigasi.

“Ini perlu kita dukung untuk keberlangsungan tanaman padi kita di Namang dan Belilik. Kita juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan para penyuluh agar segera menyampaikan kepada petani untuk mengatur pola tanam,” katanya.

Algafry menambahkan, sebagian lahan persawahan di Kecamatan Namang baru saja selesai panen dan direncanakan kembali melakukan penanaman pada April 2026.

Selain tanaman padi, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan tanaman hortikultura seperti cabai dan bawang merah di berbagai wilayah Bangka Tengah.

“Untuk tanaman hortikultura seperti cabai dan bawang merah tetap kita kembangkan. Di seluruh wilayah Bangka Tengah kita upayakan untuk menanam hortikultura,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Bateng Sampaikan 3 Raperda ke DPRD, Pilkades Ditargetkan Akhir 2026