Kemanunggalan di Balik TMMD

TMMD, ada kemanunggalan yang erat antara prajurit TNI dan rakyat. Pagi hari mereka bekerja di lapangan, sore hari mereka berolaraga bersama.

Bahkan malam harinya, mereka salat Tarawih berjamaah.

Usai tarawih, mereka juga menyempatkan untuk duduk melingkar di teras rumah warga, berbagi kopi dan cerita.

Dandim 0432/Basel selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Agus Wicaksono menegaskan bahwa kehadiran mereka salah satunya untuk mengakselerasi pembangunan di daerah terisolir.

Kata Dandim, kegiatan fisik dan non fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan sepanjang 5,5 kilometer, pembuatan 1 titik sumur bor, pembangunan 1 unit rumah tidak layak huni (RTLH), penanaman 200 batang pohon keras, pembersihan lingkungan, serta rehabilitasi 1 unit masjid.

Baca Juga  Kodim 0432/Basel Siapkan 150 Personel jelang Pemilu 2024

Sedangkan, kegiatan non fisik mencakup penyuluhan stunting, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, penguatan kembali budaya gotong royong, penyuluhan kamtibmas, posyandu, serta Posbindu PTM.

Matahari baru saja meninggi di ufuk timur saat deru mesin ekskavator memecah keheningan di Desa Penutuk, Pulau Lepar. Di balik kemudi, para prajurit TNI bersama warga
Wabup Basel saat mendampingi Kasdam II Sriwijaya menutup TMDD ke-127 di Pulau Lepar.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Basel, Debby Vita Dewi mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada Satgas TMMD ke-127 Kodim Bangka Selatan di Pulau Lepar yang telah membangun Desa Penutuk baik fisik maupun non fisik.

“Kami ucapkan terima kasih atas dedikasi yang luar biasa yang telah membangun Desa Penutuk melalui program TMMD ke-127. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa khususnya dan Bangka Selatan umumnya.”

“Semoga apa yang sudah dibangun dapat dijaga dan dirawat masyarakat agar bermanfaat luas bagi warga,” tutupnya didampingi Sekda Basel, Hefi Nuranda dan Forkopimda.

Baca Juga  Satgas TMMD ke-127 Kodim Basel Olahraga Bersama Masyarakat Pulau Lepar 

Masyarakat Pulau Lepar kini menatap masa depan dengan lebih optimis. Mereka tidak lagi merasa sendirian. Di atas tanah yang kini rata dan jalan yang membentang, mereka siap memacu roda ekonomi dan mengukir cerita sukses baru dari pulau kecil di Bangka Selatan.

Infografis Kegiatan TMMD Pembukaan Jalan di Pulau Lepar

Kategori                    Detail Informasi                             Dampak Langsung

Sasaran Fisik               Pembukaan Jalan & Pengerasan       Aksesibilitas kendaraan roda 4

Panjang Jalan              ± 5.500 Meter (5,5 KM)                      Memangkas waktu tempuh hingga 70%

Baca Juga  TMMD ke-127 Tak hanya Bangun Jalan, Mayjen Muchidin Pimpin Aksi Penghijauan di Desa Penutuk 

Lebar Jalan                   7 Meter                                                   Jalur dua arah yang lebih aman

Fasilitas Tambahan    Pembuatan Gorong-gorong                Drainase lancar, jalan tidak cepat rusak

Sektor Terdampak       Pertanian                                               Peningkatan ekonomi