“Pemeriksaan kesehatan kru kapal sangat penting. Kita ingin memastikan seluruh awak dalam kondisi prima sebelum menjalankan tugas pelayaran,” ujar Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, dengan nada tegas namun penuh perhatian.

Bagi AKBP Aditya, keselamatan mudik tidak hanya soal kelayakan mesin atau pengaturan lalu lintas di dermaga. Keselamatan itu dimulai dari kondisi fisik mereka yang memegang kendali di ruang kemudi.

Hasilnya melegakan. Tim Dokkes menyatakan seluruh kru KMP Mutiara Pertiwi 3 dalam kondisi sehat walafiat. Tidak ada keluhan, tidak ada tensi yang melonjak. Senyum tipis nampak di wajah para awak—sebuah sinyal hijau bahwa mereka siap bertarung dengan gelombang dan membawa pemudik bertemu keluarga di kampung halaman.

Baca Juga  Ini Respon PT ASDP Terkait Keluhan Retribusi di Pelabuhan Tanjung Kalian

Langkah preventif ini menjadi oase ketenangan di tengah hiruk-pikuk arus mudik yang mulai memuncak. Polres Bangka Barat seolah ingin mengirimkan pesan sederhana namun kuat kepada para penumpang: “Tenanglah, orang-orang yang membawa kalian pulang hari ini sedang dalam kondisi terbaiknya.”

Kini, KMP Mutiara Pertiwi 3 siap melepas jangkar. Membawa ratusan rindu dalam pelayaran yang tak hanya dijamin oleh mesin yang tangguh, tapi juga oleh raga yang sehat.