Berdamailah Pemimpinku, Rakyatmu Ingin Bersatu
Kami yang menghadapi sulitnya ekonomi.
Kami yang hidup di tengah ketidakpastian arah pembangunan.
Kami yang merasakan langsung dampak dari kebijakan yang tidak sinkron.
Bangka Belitung tidak butuh pemimpin yang hebat secara sendiri-sendiri.
Bangka Belitung butuh pemimpin yang kuat bersama-sama.
Kami tidak peduli siapa lebih dominan, siapa lebih berpengaruh.
Yang kami peduli adalah: apakah kalian bisa duduk satu meja, satu visi, satu arah?
Hari ini kami bersuara, bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mengingatkan.
Bahwa kekuasaan itu sementara,
Namun dampak dari perpecahan akan lama terasa.
Berdamailah, pemimpin kami.
Rakyatmu ingin bersatu.
Dan hanya dengan persatuan itu, Bangka Belitung bisa bangkit,
keluar dari ketidakpastian, menuju masa depan yang lebih terang.
Jangan biarkan sejarah mencatat bahwa di tengah krisis,
para pemimpinnya justru sibuk dengan konflik.
Tetapi biarlah sejarah mencatat:
bahwa di saat sulit, mereka memilih untuk bersatu.
Karena dari persatuan itulah, harapan kembali tumbuh.
