“Saat masuk kediaman kantor PWI Babel kaget melihat pintu depan diikat tali plastik dari dalam lalu saya cek kebelakang pintu terbuka dalan kondisi dijebol, sejumlah barang sudah rusak. Saat saya cek sejumlah barang juga sudah hilang, dan disalah satu sisi dinding tertulis ancaman “YO BEGASAK,” kata Fakhrudiin Halim

Mengetahuui hal tersebut Fakhrudin Halim melaporkan ke Ketua PWI Babel M Fathurrakhman yang kemudian menginformasikan kejadian. Selanjutnya kejadian tersebut diinformasikan ke Polresta Pangkalpinang yang langsung menindaklanjuti dengan mendatangi TKP.

Diketahui pelaku masuk dengan merusak pintu belakang. Kursi tamu dirusak dengan menggunakan benda tajam. Tak sampai disitu sajadah dan sarung terlihat dibakar dalam kuali, kabel listrik diputus dan kerusakan lainya. Terdapat juga coretan tantangan di saah satu sisi dinding “YO BEGASAK” dan tulisan di atas kertas bekas dus “Bencong By Salam BIN”.

Baca Juga  ART di Pangkalpinang Gasak Perhiasan Majikan Senilai Rp42 Juta, Hasil Curian Jadi Modal Usaha Daster

Selain itu juga sejumlah barang diketahui sudah hilang. Antara lain tabung gas, kipas angin, mesin pompa air.

Hal ini menjadi perhatian penuh dari pengurus PWI Babel. Menurut M Fathurrakhman yang akrab disapa Boy kejadian ini harus menjadi perhatian penuh dan menduga bukan hanya tindak pidana biasa. Namun diduga terkait dengan aktifitas anggota PWI Babel dalam kegiatan pemberitaan.

“Tadi pihak Polresta Pangkalpinang sudah datang dan kita akan melaporkan resmi agar diungkap pelaku dan dalang sari kejadian ini,” kata Boy.