Inflasi Bangka Barat Maret 2026 Tembus 2,53 Persen, Sektor Pangan Jadi Pemicu Utama

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Barat mencatat laju inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 2,53 persen.

Kenaikan harga pada sektor pangan dan perawatan pribadi menjadi pendorong utama meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) di wilayah tersebut.

Berdasarkan rilis resmi BPS per 1 April 2026, nilai IHK Bangka Barat berada di angka 106,51, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 103,88.

Secara bulanan (month-to-month/m-to-m), Bangka Barat juga mengalami inflasi sebesar 0,92 persen, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) tercatat sebesar 0,50 persen.

Kepala BPS Kabupaten Bangka Barat, M. Hendy Saputra, mengungkapkan bahwa pergerakan harga di daerah masih didominasi oleh fluktuasi komoditas pangan dan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Baca Juga  Jumlah Usaha Tani di Babel Capai 167.480 Unit, Toto: Naik 18,26 Persen

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 1,79 persen dan tingkat inflasi 4,20 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak signifikan hingga 13,97 persen,” ujar Hendy dalam rilisnya, Rabu (1/4/2026).