Sikap kritis dari warga dan suara kritis sekelompok warga adalah nutrisi penting dalam membangun tubuh sebuah pemerintahan yang Berkemajuan untuk kesejahteraan warga masyarakat.

Menurut Rocky, masyarakat saat ini cenderung abai pada substansi dan berfokus pada sensasi.

Saat ini momen berpikir kritis adalah sebuah kelangkaan, sehingga penting dilakukan upaya-upaya untuk mengaktifkan kapasitas kritis manusia. Mengaktifkan pikiran kritis artinya mempertanyakan apa yang terjadi.

Kritik adalah nutrisi penting untuk asupan bagi sebuah pemerintahan.

Tanpa adanya gizi yang sehat, maka tubuh sebuah pemerintahan akan lemah.

Kritik bergizi dan jujur tentu dibekali dengan data dan dalam bungkusan aroma yang konstruktif.

Kritik tidak bisa dilakukan dengan cara membabi buta dan seenak perut sang penyuara. Apalagi dengan cara mencaci maki tanpa data.

Baca Juga  Ngulon Menulis

Sebuah pemerintahan justru harus hati-hati bila nyanyian pujian yang muncul berdatangan.

Apalagi suara pujian itu bergaung nyaring tanpa didukung dengan data dan parameter yang terukur dan akurat.

Sebaliknya, orang yang menganggap enteng kesalahanmu sering kali terlihat lebih “baik” di permukaan. Mereka tidak menegur, tidak mengoreksi, dan membiarkan semuanya berjalan seolah tidak ada masalah.

Namun di balik sikap itu, sebenarnya ada ketidakpedulian. Mereka tidak cukup peduli untuk terlibat dalam perbaikanmu.

Karena itu, penting untuk belajar membedakan mana kritik yang tulus dan mana sikap acuh yang dibungkus kenyamanan.

Kritik yang jujur mungkin melukai ego, tetapi ia menjaga masa depanmu. Sementara sikap yang selalu membenarkan justru perlahan membiarkanmu jatuh tanpa peringatan.

Baca Juga  Legitimasi Publik, Tidak Perlu Direkayasa

Demokrasi akan mati tanpa adanya kritik dan suara kritis dari publik.

Sebuah pemerintahan menjadi lemah tanpa adanya suara kritis dari warga dan kelompok masyarakat.

Di alam demokrasi, pemerintah yang jujur, tentu menyukai kritik yang keras bahkan miring sekalipun dari warganya sebagai elemen untuk berbenah, introspeksi demi kebermajuan sebuah pemerintahan.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan.
Awas ada air keras.

“Kritik positif adalah teman yang baik. Sanjungan yang tidak tulus adalah teman palsu.” (Dr. T.P. Chia)