Cinta dalam Selembar Nyawa
Tatkala engkau tiada daya
Barulah tiada berulah tangan-tangan yang tak rela
Mungkin takut bila terlanjur terbang nyawa
Engkau pun tertatih dibopong ke gubukmu
Takdir berkata lain
Kini cinta kautukar dengan selembar nyawa
Demi wujudkan ingin sang Bunda
Kepapaan telah renggut bahagia seorang hamba
Hingga salah entah milik siapa
Fajar Indah, 13 Maret 2026
Halaman
1 2
