Polres Bangka Barat Perketat Pengawasan Pupuk Subsidi Pascapenyelundupan 10 Ton dari OKU Timur

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Polres Bangka Barat resmi memperketat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi di seluruh wilayah hukumnya.

Langkah ini diambil menyusul keberhasilan pengungkapan kasus penyelewengan 10 ton pupuk jenis Phonska dan Urea beberapa waktu lalu.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menegaskan bahwa pengetatan ini bertujuan untuk menutup celah praktik ilegal sekaligus menjamin ketersediaan pupuk bagi petani yang berhak.

“Pengawasan akan kami perketat, mulai dari jalur distribusi hingga proses bongkar muat di pelabuhan. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hajat hidup para petani,” ujar AKBP Pradana dalam konferensi pers, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga  Ancam Teman Pakai 2 Pisau, Pria di Mentok Diringkus

Fokus pengawasan akan dipusatkan pada titik-titik rawan, seperti pelabuhan tikus, jalur transportasi utama, hingga proses penyaluran di tingkat kelompok tani. Selain itu, jajaran Satreskrim diinstruksikan meningkatkan patroli dan pemeriksaan kendaraan angkutan barang yang mencurigakan.