“Masih diperiksa baik oleh Propam Polda dan Polres Bangka. Untuk gergaji kemungkinan dari para penjenguk yang ada khususnya dari beberapa tahanan yang kabur. Ya itu yang masih kita dalami, memang ada beberapa lapis sel, tetapi ada satu sel yang memang tidak ada lapisannya, sehingga dia bisa ataupun ada upaya menggergaji salah satu batang sel tersebut,” katanya.

Polres Bangka sendiri, sambung dia, telah mengidentifikasi para narapidana yang kabur. Tim dan personel gabungan sudah bergerak mencari di seluruh area khususnya di wilayah Pulau Bangka.

“Untuk tembok yang robohh saya pikir tidak ada kaitannya karena tembok itu hanya sebatas hiasan tempelan khususnya di luar gedung. Jdi tidak mempengaruhi, kita masih fokus untuk memperbaiki sel-sel tahanan khususnya tralis-tralis dan ini juga kami juga berusaha sore ini sudah membuat tralis tambahan khususnya dalam rangka mengamankan sel-sel tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolres Bangka Tinjau Pos Pam di Pantai Matras: Pastikan Kenyamanan Pengunjung

Atas kejadian ini, ia akan mengevaluasi seluruh sistem sel baik itu personel maupun penjagaan dan juga keamanan yang ada. Bahkan direncanakan akan menambahkan jumlah personel dari masing-masing piket sehingga bisa membackup piket jaga tahanan.

“Tahanan yang kabur itu kasus narkoba dan PPA. Kalau dibilang mengetahui atau tidak, ya kita tidak tahu karena ini prosesnya adalah pada saat subuh, ya jadi mungkin pada saat jam-jam istirahat itu yang terjadi. Sekitar jam 4 lewat, karena ada beberapa tahanan yang lain yang berteriak memberitahukan bahwa ada tahanan yang kabur,” ujarnya.