“Saat sedang berteduh menunggu hujan reda, petir tiba-tiba menyambar ponton tempat mereka berada,” ujar Ogan seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, Rabu (8/4/2026) pagi.

Warga dan rekan kerja yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan pertama. Eko sempat dilarikan ke Puskesmas Sekarbiru, namun tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong.

Dua saksi lainnya yang berada di lokasi, yakni Rusminiati (32) dan Saripah (30), dilaporkan dalam kondisi selamat namun mengalami trauma dan saat ini sudah berada di kediaman masing-masing.

“Kami telah melakukan langkah-langkah darurat, termasuk mendatangi rumah duka dan mengambil keterangan dari para saksi guna kepentingan pendataan musibah tersebut,” katanya.

Baca Juga  Hujan Intensitas Tinggi Sebabkan Sejumlah Rumah di Kampung Ulu Mentok Kebanjiran

Saat ini, jenazah Eko Sumiarso sudah disemayamkan di rumah duka di Desa Bakit. Pihak keluarga berencana memakamkan almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bakit pada Selasa (7/4/2026) tadi malam.