Memanfaatkan Kebijakan WFH Secara Bijak
Oleh karena sangat keliru jika ada paradigma yang menyatakan bahwa WFH itu sama seperti hari libur. Untuk menyangkal asumsi tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) langsung menegaskan, bahwa kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada setiap Jumat bukan merupakan hari libur. Penegasan tersebut disampaikan Kementerian PANRB lewat unggahan di akun Instagram resminya @kemenpanrb. Kementerian PANRB juga menegaskan, WFH setiap Jumat oleh ASN harus dilakukan di rumah, tempat tinggal, atau domisilinya. (Kompas.com, 2/4/2026).
Kekhawatiran salah tafsir terhadap arti WFH tersebut memang wajar, karena selama ini ketika ada kebijakan WFH sebagian besar karyawan atau pegawai menganggapnya sebagai bonus hari libur, sehingga terkadang mereka mengabaikan tanggung jawab pekerjaan. Makanya terkadang ada oknum pegawai atau oknum karyawan yang sangat sulit dihubungi pada saat WFH. Dan ketika dikonfirmasi ketika sudah tidak WFH lagi, berbagai alasan dilontarkan, mulai dari tidak ada sinyal sampai sedang berada di luar kota/daerah. padahal jika merujuk dari instruksi Kemenpan RB di atas, ketika kebijakan WFH diberlakukan, pegawai atau karyawan harus bekerja di rumah atau domisilinya, tidak boleh dari tempat lain.
Makanya, dalam merespon kebijakan WFH ini netizen banyak memplesetkan istilahnya. Salah satu plesetan WFH yang sedang viral sekarang adalah Work from Hedon. Kata hedon sendiri diambil dari bahasa Yunani yang berarti kesenangan. Sehingga jika diartikan secara tekstual Work from Hedon adalah bekerja dari kesenangan. Bahkan dalam istilah bahasa gaul kata hedon identik dengan perilaku boros dan suka bersenang-senang secara berlebihan. Hedon menggambarkan seseorang yang mementingkan kesenangan.
Pemelesetan istilah ini sebenarnya sah-sah saja, selagi tidak menyerang personal atau golongan. Perlu dipahami biasaya plesetan-plesetan itu muncul akibat dari suatu kejadian yang pernah ditemukan terkait dengan istilah yang diplesetkan. Akan lebih bijak lagi jika sebagian karyawan atau pegawai memberikan bukti bahwa kebijakan WFH itu benar-benar dijalankan sesuai dengan pengertiannya, sehingga plesetan-plesetan yang dibuat itu bisa dimentahkan.
Salah satu poin yang perlu dicermati terkait kebijakan WFH kali ini adalah pernyataan kemenpan RB tentang pegawai atau karyawan harus bekerja dari rumah bahkan absensi pun harus di rumah. Nilai positif dari poin ini adalah supaya para pegawai atau karyawan lebih akrab lagi dengan anggota keluarganya atau dengan kata lain memiliki waktu lebih banyak lagi untuk bercengkrama dengan keluarga, di samping tentunya tetap memprioritaskan pekerjaan.
Penulis yakin semua pegawai atau karyawan mampu bertindak bijak dalam memanfaatkan kebijakan WFH ini, sehingga dapat meminimalisir penyimpangan realisasi kebijakan WFH ini. Oleh karena itu masih banyak pegawai dan karyawan yang perlu diapresiasi karena telah menjalankan kebijakan WFH secara jujur dan sesuai koridornya. Dan penulis yakin masih banyak pegawai dan karyawan yang benar-benar menjunjung tinggi integritasnya dalam bekerja.
