Ketua DPRD Babel Sesalkan Pabrik Beli Sawit di Bawah Harga Ketetapan Pemerintah

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyoroti harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dibeli perusahaan dari petani lebih rendah dari harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel.

“Sejak beberapa bulan ini harga TBS sawit yang dibeli perusahaan lebih rendah dari harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Jadi kita menilai ini belum berpihak pada petani di daerah,” kata Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya di Pangkalpinang, Jumat (24/4/2026).

Didit mengatakan, perusahaan seharusnya tidak lagi membeli TBS di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah karena dalam menentukan harga, pemerintah pastilah memperhatikan keseimbangan antara keuntungan usaha dan kesejahteraan petani.

Baca Juga  Ketua Dewan Pers Sesalkan Dugaan Pengeroyokan Wartawan Beltim: Desak Polisi Tangkap Pelaku

Dan kesepakatan harga yang sudah ditentukan pemerintah daerah harus dijalankan secara konsisten di lapangan, bukan sekadar menjadi aturan di atas kertas.

“Silakan perusahaan mencari keuntungan, itu hal yang wajar. Tapi jangan sampai petani terus berada di posisi yang dirugikan,” ujarnya.

DPRD Babel akan gencar melakukan pengawasan terhadap harga TBS, termasuk melibatkan aparat penegak hukum (APH) dalam setiap proses penetapan harga yang rutin dilakukan dan memantau perusahaan-perusahaan.