Karya: Sukma Wijaya

Bismillah pembuka tirai bicara,
Syair dirangkai pusaka bangsa,
Menganyam makna dalam aksara,
Menjunjung warisan penuh cahaya.

Di zaman beralun tenang bahagia,
Dambus berdenting memanggil rasa,
Tarian Bedincak seirama jiwa,
Pantun berlayar di samudra bahasa.

Adat bersendi luhur makna,
Budi terpancar pada tiap kata,
Halus pekerti menjadi mahkota,
Menuntun langkah di dunia fana.

Kini pusaka kian terpinggirkan,
Di ambang zaman yang berkejaran,
Nilai ditimbang dengan kepentingan,
Makna tenggelam oleh kemegahan.

Namun bara belumlah padam,
Masih berdenyut di relung dalam,
Menanti jiwa yang sudi menyulam,
Benang tradisi bertenun alam.

Budaya bukan sekadar rupa,
Bukan hiasan sekejap masa,
Ia jiwa yang hidupkan rasa,
Akar teguh di batang bangsa.

Baca Juga  Yang Tak Pernah Usai Kutulis