Meski tidak banyak karyanya yang dipublikasikan namun jejaknya karyanya tetap terukir, puisi berjudul Cemara Menderai Sampai Jauh adalah puisi terakhirnya.

Pada sisi lain, membaca puisi di ruang publik bukan sesuatu yang baru bagi dunia sastra Bangka Selatan.

Demikian pula dengan kedatangan Maestro sastra ke Tanah Negeri Junjung Behaoh bukan sesuatu yang asing.

Setidaknya tahun 1999/2000, Toboali pernah didatangi Sang Burung Merak WS Rendra. Demikian pula dengan sastrawan Indonesia lainnya di antaranya Gola Gong dan budayawan Harry Tjahjono.

Sastra memiliki kemampuan dalam membawa masyarakat kearah perubahan, baik dalam segi budaya maupun sosial.

Karya sastra dapat menjadi sumber inspirasi dan pendorong kekuatan moral bagi proses perubahan sosial-budaya dari kondisi yang terpuruk menuju kearah yang lebih baik yaitu mandiri dan merdeka.

Baca Juga  Ajudan Bupati Basel Resmi Tersangka Kasus Pengeroyokan dr Fauzan

Terlihat pada masa kemerdekaan, karya sastra menjadi salah satu media yang menjadi sumber spirit dalam kebangkitan suatu bangsa, yakni spirit cinta tanah air, dan sumber semangat patriot untuk melawan segala bentuk penjajahan.

Di kejauhan terdengar suara lantunan Agus Bachtiar. Membacakan puisi Sssst.

Dan orang gila unjuk muka
Teriak acak di tv swasta
Berdebat keras tanpa makna

Tiba-tiba….
Hahaha….ini baru sejalan dengan kita!!!

Hahahahahaha…!!!!
Lanjutkan! Lanjutkan!

Hahahahahaha…!!!!
Hahahahahaha…!!!!
Ssssssttttttttttttttt……….!!!