Kawanku…
Kemarilah, kita berbagi,
Sebelum isi kepala membusuk basi.
Pinjamkan sejenak kau punya hati,
Agar sunyiku  tak menghakimi.
Lawanku…
Kutahu bahumu tertindih beban,
Keluarga, kerja, dan  perihnya tuntutan.
Terima kasih tetap melawan,
Meski di garis berseberangan.
Temanku…
Saat persoalan lengkap tersaji,
Raga dan rupa tak punya nyali.
Kau luangkan diri ada di sisi,
Payungi jasad setengah mati.
Penguasa…
Sisipkan cinta di petak nurani,
Padamkan nyala kuasa tirani.
Kami bukan pelari abadi,
Hanya remah yang kerap kau maki.
Sang Alam…
Maafkan aku melukaimu,
Mengoyak rajam molek tubuhmu.
Semua ini salah serakahku,
Namun lapar tak kenal waktu.
Sang Pencipta…
Seluruh jiwa kan bermuara,
Izinkan hamba terus meminta.
Merengek manja bersama doa,
Segenap sadar, aku ini ahli dosa.

Baca Juga  Tentang Kamu

Toboali, 30 April 2026.