PT Timah Bahas Pembaruan RIPPM Bersama Pemangku Kepentingan di Kabupaten Bangka

BANGKA, TIMELINES.IDPT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah operasional melalui penyusunan pembaruan Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM).

Dalam proses penyusunannya, PT TIMAH melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar program yang dirancang semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) konsultasi multipihak pembaruan RIPPM yang digelar di Gedung Cassiterite, Timah Learning Center, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (4/5/2026).

Forum ini dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka, mulai dari Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, unsur organisasi masyarakat, media, akademisi, hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga  Tins Cycling Community PT Timah Tbk Gelar Balance Bike Fun Race 2023, Begini Keseruannya!

Melalui forum ini, PT TIMAH bersama Pemerintah Kabupaten Bangka membahas penyusunan dokumen RIPPM yang diselaraskan dengan rencana pembangunan daerah agar program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

RIPPM PT TIMAH sendiri mencakup delapan pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, dan infrastruktur. Dalam pembaruan kali ini, pembahasan difokuskan pada sejumlah sektor prioritas, yaitu pendidikan, peningkatan pendapatan riil, penguatan kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk Anggi Budiman Siahaan, mengatakan pembaruan dokumen RIPPM merupakan langkah strategis perusahaan yang dilakukan secara berkala dengan melibatkan para pemangku kepentingan.

Baca Juga  Kolaborasi PT Timah dan Pemkab Bangka Barat, Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat

“Penyusunan RIPPM ini menjadi bagian penting agar program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT TIMAH dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah. Melalui FGD ini, kami ingin memastikan seluruh masukan dari para pemangku kepentingan dapat menjadi dasar dalam merumuskan program yang lebih relevan dan berdampak,” ujarnya.

Selama ini, program PPM PT TIMAH telah menjangkau berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka, di antaranya Sungailiat, Pemali, Merawang, Riau Silip, Belinyu, Mendo Barat, hingga Bakam. Karena itu, forum multipihak ini menjadi momentum penting untuk memperkaya perspektif dalam penyusunan RIPPM yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis mengemuka. Pada sektor pendidikan, peserta menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi anak kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus, penguatan kapasitas guru dan orang tua, hingga pengembangan kompetensi masyarakat agar tidak bergantung pada sektor pertambangan. Selain itu, dibahas pula perluasan akses pendidikan tinggi bagi seluruh siswa tanpa terbatas pada kelas unggulan.

Baca Juga  PT Timah Tbk Sosialisasikan Rencana Pemasangan Penahan Abrasi di Pantai Sawang Kundur Barat