Fundamental Kuat, Kredit Perbankan Nasional Tumbuh 9,49 Persen di Maret 2026

JAKARTA, TIMELINES.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan nasional tumbuh 9,49 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp8.659,05 triliun per Maret 2026.

Angka ini meningkat dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 9,37 persen yoy.

Pertumbuhan intermediasi di tengah tekanan ekonomi global ini dinilai menunjukkan bahwa fundamental sektor perbankan Indonesia masih cukup kuat, khususnya pada kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Konsultan dan Perencana Keuangan, Elvi Diana, menyatakan bahwa kemampuan bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menjaga pertumbuhan kredit dan profitabilitas ditopang oleh tiga faktor utama.

“Hal ini tidak terlepas dari struktur bisnis yang kuat, dukungan negara, serta tingkat kepercayaan publik yang tetap terjaga,” ujar Elvi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca Juga  Hasil Survei Kemenhub, Prediksikan Jumlah Pemudik Lebaran 2023 Mencapai 123,8 Juta Orang

Menurut Elvi, dominasi dana murah atau current account saving account (CASA) menjadi kunci efisiensi biaya dana perbankan. Kondisi ini membuat margin bunga bersih tetap terjaga meski dihantam tekanan suku bunga global.