Sanggar Seni Yuwaraja Kenalkan Pakaian Tradisional Bangka Selatan di Festival Budaya Napak Sire 2026
Ketua Sanggar Seni Yuwaraja, Reve, S.Pd., mengatakan bahwa keikutsertaan sanggar dalam Festival Budaya Napak Sire 2026 bukan sekadar pertunjukan seni tari, melainkan bentuk edukasi budaya kepada generasi muda mengenai makna filosofis pakaian adat Bangka Selatan yang telah diatur secara resmi dalam Peraturan Bupati Bangka Selatan Nomor 47 Tahun 2023 tentang Pakaian Adat Kabupaten Bangka Selatan.
“Pakaian adat Bangka Selatan bukan hanya soal estetika, tetapi juga simbol identitas, sejarah, dan marwah budaya Melayu Bangka Selatan. Kami ingin generasi muda memahami bahwa setiap warna dan atribut memiliki makna tersendiri,” ujar Reve saat diwawancarai di sela kegiatan festival.
Menurutnya, Sanggar Yuwaraja sengaja menampilkan kombinasi warna hijau tua dan merah marun yang menjadi ciri khas pakaian adat Bangka Selatan.
Warna tersebut terlihat dominan pada busana cekak musang, selubung, hingga kain sampin yang digunakan para penampil seni dalam festival tersebut. (rilis)
