Bank Indonesia Dorong Daya Saing Pariwisata Belitung di Pembukaan Akses Internasional
Forum ini difokuskan pada penguatan akses pasar UMKM melalui integrasi dengan ekosistem pariwisata, seperti perhotelan, desa wisata, pusat oleh-oleh, dan destinasi wisata lainnya.
Dalam Forum ini masing-masing peserta menyampaikan masukan dari sudut pandang masing-masing mengenai tantangan dan peluang dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem pariwisata di Pulau Belitung. Sebagai output dari FGD, terjadi akad kerja sama antar UMKM dengan hotel dan desa wisata setempat.
FGD yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Belitung, Annyta, serta Plt. Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Adi, menghasilkan sejumlah poin penguatan, antara lain pentingnya branding pariwisata yang kuat, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan aspek hospitality dan accessibility bagi wisatawan.
“Upaya ini diharapkan dapat mendorong wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk datang kembali ke Pulau Belitung,” kata Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy dalam rilisnya kepada media di Pangkalpinang, Selasa.
Selain itu, KPwBI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menggandeng Kampung Inggris Babel untuk memberikan pelatihan Bahasa Inggris praktis kepada lebih dari 30 pelaku pariwisata dari beberapa desa wisata di Kabupaten Belitung.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelaku pariwisata dalam memberikan layanan kepada wisatawan. Pelatihan tersebut menjadi semakin relevan seiring dengan dibukanya penerbangan internasional komersial langsung Singapura–Belitung.
Melalui peningkatan kapasitas ini, pelaku pariwisata diharapkan mampu menyambut wisatawan mancanegara dengan lebih percaya diri dan profesional, termasuk dalam menjelaskan produk lokal, destinasi wisata, serta informasi layanan pariwisata, sehingga dapat memberikan pengalaman yang lengkap bagi wisatawan.
Melalui rangkaian dukungan tersebut, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam mendorong pariwisata Belitung sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.*
