HNSI Babel Dukung PT Adara Lakukan Pendalaman Alur Muara Jelitik
“Pelaksanaan normalisasi harus dilakukan dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, memperhatikan aspek lingkungan hidup, keberlanjutan sumber daya kelautan, serta melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak secara langsung,” tegas Ridwan.
HNSI juga berharap seluruh proses perencanaan hingga eksekusi di lapangan dilakukan secara transparan dan terbuka, baik dari sisi hukum maupun teknis, guna menghindari polemik, kesalahpahaman, atau keresahan di tengah masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, HNSI Babel mengajak seluruh elemen Masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, akademisi, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pelaku usaha untuk bersatu menjaga kondusifitas daerah.
“Kami mengajak semua pihak mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat gotong royong dalam mencari solusi terbaik bagi Muara Air Kantung. Perbedaan pandangan hendaknya menjadi masukan yang konstruktif, bukan sumber perpecahan,” tambahnya.
HNSI berkomitmen akan terus mengawal proses ini agar berjalan adil dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi sekarang maupun masa depan.
“Nelayan Sejahtera, Laut Lestari, Bangka Belitung Maju,” pungkas Ridwan. (rilis DM)
