Di balik pantai yang memesona,
saat matahari memancarkan cahaya menyapa alam semesta
ditemani es kelapa, melepas semua cerita.
Ada rindu, ada bayangan, dan ada cinta yang menyiksa.
Pancaran sinarnya yang menembus awan,
Diiringi angin pagi, menyejukan hati.
Aku tarik napas, tanpa henti.
Tatapan mata aku yang tajam,
terpusat ke bebatuan, yang tersusun rapi di pesisir pantai ditemani deburan ombak
seolah melupakan segala duka.
Yuk, mari!
lupakan sejenak bising kota,
saat trik menyengat, rasa terbakar pun tak terasa
lupa segalanya, seolah tanpa beban.
Ooh.., Tuhan,
Ternyata aku bebas dari hotel prodeo yang menyiksa.
Watu begitu cepat,
senja sudah mulai nampak menyembunyikan matahari.
Yuk, Mari!
Ikuti alur mengantarkan langit,
menikmati indahnya semesta yang berganti cahaya, tak seutuhnya di malam hari
hanya bulan dan bintang menemani.

Baca Juga  Seseorang yang..