Terinspirasi dari Sulitnya Cari Makan Malam, Warga Koba Ciptakan Aplikasi Kojek
Terinspirasi dari Sulitnya Cari Makan Malam, Warga Koba Ciptakan Aplikasi Kojek
BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Kabupaten Bangka Tengah kini resmi memiliki platform digital mandiri di bidang transportasi dan layanan pesan antar. Startup lokal bernama Kojek (Koba Ojek) menjadi satu-satunya aplikasi ojek online (ojol) besutan daerah yang saat ini beroperasi di wilayah Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Kehadiran platform tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Dukungan itu ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, saat menerima audiensi manajemen Kojek di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Syarifullah Nizam menjelaskan bahwa Pemkab Bangka Tengah memiliki program prioritas Pemdi (Pemerintahan Digital). Salah satu fokusnya adalah menjalin kolaborasi dengan startup yang mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kerja sama dengan startup seperti ini sangat kami beri atensi, terutama yang berdampak bagi UMKM dan pelayanan masyarakat. Kami ingin mencerdaskan masyarakat Bangka Tengah untuk memanfaatkan digitalisasi dalam aktivitas politik, ekonomi, maupun sosial. Kehadiran Kojek ini merupakan pilihan yang sangat luar biasa dan kami siap bermitra,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Di balik kemudahan layanan Kojek, tersimpan kisah inspiratif dari pendirinya, Syifa Fitri. Ia mengaku ide membangun aplikasi tersebut berawal dari pengalaman pribadi saat kesulitan memesan makanan pada malam hari. Karena belum ada layanan ojol nasional yang menjangkau wilayahnya, Syifa kemudian berinisiatif membuat aplikasi sendiri.
“Awalnya hanya iseng. Saya berpikir akan menarik jika ada ojek online lokal. Saya belajar coding secara mandiri melalui kelas online berbayar. Karena dalam coding kesalahan kecil saja bisa membuat program tidak berjalan, saya sering mengerjakannya dari pukul 01.00 dini hari hingga subuh saat anak-anak sedang tidur,” kenangnya.
