“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bagi para pelajar sekaligus menginspirasi mereka untuk turut menjaga lingkungan di sekitarnya,” tambahnya.

Salah satu peserta, Rendra Rasendria, siswa kelas XI SMAN 1 Pemali, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi yang dikemas melalui permainan membuat materi reklamasi lebih mudah dipahami dan menyenangkan.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan. Saya jadi belajar banyak tentang reklamasi, mulai dari pengertiannya, bagaimana prosesnya, hingga manfaat yang dihasilkan dari program reklamasi yang dilakukan PT TIMAH,” katanya.

Rendra menjelaskan bahwa reklamasi merupakan upaya mengembalikan fungsi lahan yang sebelumnya rusak agar dapat dimanfaatkan kembali.

Ia juga mengetahui bahwa reklamasi dapat dilakukan melalui penanaman kembali vegetasi, pemanfaatan kolong bekas tambang untuk budidaya perikanan, hingga pengembangan kawasan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga  Di Bawah Rindangnya Pepohonan, PT Timah Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat Senam Bersama

“Pesan saya untuk PT TIMAH, tetap semangat melaksanakan reklamasi. Dengan begitu, lahan bekas tambang tidak hanya meninggalkan dampak negatif, tetapi bisa kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada, Laili Agustina Ahmad, siswi kelas XI SMAN 1 Merawang, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman belajar langsung tentang pelestarian lingkungan.

“Dari kegiatan ini saya jadi mengetahui cara menanam, memanen, dan bagaimana upaya merehabilitasi lahan yang sebelumnya rusak. Pengetahuan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya.

Laili berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak sekolah agar semakin banyak pelajar yang mendapatkan edukasi mengenai lingkungan dan reklamasi yang dilakukan PT TIMAH.

Baca Juga  PT Timah Tbk Kembali Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Rubiah Bangka Barat

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang sudah mengundang kami. Kegiatan ini menambah wawasan dan pengetahuan kami tentang lingkungan. Semoga ke depan lebih banyak sekolah yang bisa ikut merasakan manfaat dari kegiatan seperti ini,” tuturnya. (*)