Oleh: Berlian Saputra — Perangkat Desa Jelutung Bangka Tengah/Alumni Universitas Bangka Belitung

Perjalanan kompetisi Piala Dunia 2026 telah dilaksanakan dan tengah memasuki babak fase grup. Euforia Piala Dunia 2026 masih terasa di seluruh masyarakat dunia. Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi persaingan antarnegara dalam sepak bola, tetapi juga menjadi ruang berkembangnya berbagai aktivitas ekonomi dan budaya digital. Salah satu fenomena yang mencuri perhatian menurut penulis adalah maraknya giveaway yang diselenggarakan oleh perusahaan, influencer, media, hingga platform digital.

Budaya giveaway tak terlepas dari momen tertentu, khususnya Piala Dunia 2026 ini menjadi puncak perayaan giveaway yang dapat diakses melalui website dan media sosial, seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan lain sebagainya yang dapat memikat publik dan menimbulkan rasa ingin tahu (curiosity) lebih mendalam lagi untuk berpartisipasi secara sadar. Fenomena ini bukan hal yang baru, melainkan sudah menjadi tradisi konsumsi masyarakat pada tiap edisi Piala Dunia yang telah berlalu.

Baca Juga  Tantangan Menjaga K3 di Era Digital

Jika dikaitkan dengan perspektif sosiologi, menurut penulis tren ini mencerminkan perubahan pola interaksi masyarakat diera digital yang semakin erat dengan budaya konsumsi. Dalam masyarakat konsumsi, individu tidak hanya membeli atau menggunakan suatu produk, tetapi juga mengonsumsi simbol, pengalaman dan peluang yang ditawarkan oleh berbagai pihak untuk memikat para individu maupun kelompok.

Berbagai perusahaan, influencer, hingga media massa memanfaatkan euforia sepak bola di Piala Dunia untuk menarik perhatian publik/masyarakat melalui pembagian hadiah, mulai dari uang tunai, tiket pertandingan, merchandise resmi, berbagai produk komersial seperti Jersey hingga kesempatan menonton secara langsung. Dalam praktik tersebut, giveaway menjadi instrumen yang menghubungkan kepentingan ekonomi dengan antusiasme masyarakat terhadap sebuah peristiwa global.

Baca Juga  Pelatihan Implementasi Pembelajaran Mendalam di Era Digital di SDN Minomartani 6 Sukses Digelar

Dalam hal tersebut, praktik giveaway berupa pemberian hadiah uang tunai atau saldo e-wallet dalam bentuk kuis atau tebak skor paling laku dalam aktivitas pertukaran anatara pengguna dan penyelenggara yang paling banyak ditemukan di media sosial. Penyelenggaraan kuis atau tebak skor inilah yang memuncaki event giveaway dalam melakukan pertukaran transaksi. Hal ini mencakup perluasan dari berbagai daerah mana pun. Siapapun boleh berpartisipasi asalkan memenuhi persyaratan dan mengikuti alur tata tertib yang dibuat oleh penyelenggara giveaway.