Lebih Dekat dengan Furqoen Nul Hakim: Anak Buruh Harian asal Manggar yang Tembus Paskibraka Nasional
Lebih Dekat dengan Furqoen Nul Hakim: Anak Buruh Harian asal Manggar yang Tembus Paskibraka Nasional
BELITUNG TIMUR, TIMELINES.ID — Bagi sebagian orang, keterbatasan finansial sering kali dianggap penghalang impian. Namun tidak bagi Furqoen Nul Hakim. Keterbatasan justru memacu dirinya. Siswa SMAN 1 Manggar, Belitung Timur ini membuktikan bahwa anak seorang buruh harian pun mampu berdiri sejajar di panggung nasional.
Lahir di Manggar pada 5 Januari 2010, Furqoen tumbuh sebagai anak tunggal di sebuah rumah sederhana di Dusun Terang Bulan, Desa Lalang. Ayahnya, Abdul Rahman, bekerja keras setiap hari sebagai buruh harian untuk menafkahi keluarga.
Sementara sang ibu, Elyani, mengurus rumah tangga.
Meski menjadi anak semata wayang, Furqoen tidak tumbuh menjadi anak yang manja. Ia justru memahami arti kerja keras kedua orang tuanya.
Lolosnya Furqoen dalam seleksi Paskibraka Nasional bukanlah sebuah keberuntungan. Di balik seragam putih yang akan dikenakannya nanti, ada tetesan keringat, latihan fisik yang menguras stamina, dan keteguhan mental yang ditempa setiap hari.
Bagi Furqoen, disiplin bukan sekadar aturan, melainkan jembatan yang menghubungkan impian dengan kenyataan.
“Jadilah pribadi yang disiplin, karena disiplin itulah yang membuat kita bisa menjadi orang sukses. Dan jangan mudah menyerah dalam berbagai hal apa pun itu,” ungkap Furqoen mantap saat ditanya mengenai pesannya untuk generasi muda, Rabu (1/7/2027)
Prinsip itulah yang ia pegang teguh selama mengikuti tahapan seleksi yang ketat, bersaing dengan ribuan remaja terbaik dari seluruh penjuru daerah, hingga akhirnya namanya diumumkan sebagai salah satu perwakilan Provinsi Bangka Belitung yang berhak mengibarkan sang Merah Putih di tingkat nasional.
