“Kecuali PPPK Paruh Waktu, setahu saya itu tidak ada pengaruhnya. Dan secara mekanismenya, absensi pegawai itu akan direkap oleh tim kepegawaian pada setiap OPD. Pada tanggal 30 atau 31 setiap akhir bulan, data abensi ASN itu akan dikirim ke BKD,” lanjutnya.

Lebih lanjut, baru setelah itu, BKD akan mengirim data absensi kepegawaian ke BPKAD. Di instansi pengelolaan keuangan daerah itu, mereka akan melakukan rekapitulasi kembali data yang masuk untuk menghitung total keseluruhan absensi tiap pegawai.

Kondisi digitalisasi birokrasi yang digembar-gemborkan Pemkab Bangka Barat kini dituding hanya menjadi formalitas belaka. Kritik pedas juga datang dari masyarakat sipil Bangka Barat yang merasa dikhianati oleh sistem pelayanan publik yang didanai uang rakyat tersebut.

Baca Juga  Kebijakan Baru Tarif Sewa Lapak Pasar Mentok, Aidi Sebut Turun 71 Persen

Suryadi (39), warga Mentok yang kerap mengurus administrasi di instansi pemerintah, menyatakan kekecewaannya atas dugaan pelanggaran massal ini. Ia meminta kepala daerah tidak tinggal diam melihat moralitas pegawainya merosot.

“Sistem itu dibikin pakai anggaran negara, uang dari pajak rakyat. Kalau cuma buat diakali dengan cara murahan seperti Fake GPS, artinya dinas terkait tidak becus mengawasi. Kepala daerah harus tegas, audit semua data absensi itu. Jangan sampai rakyat datang ke kantor dinas tapi pegawainya kosong padahal di absen daringnya hadir,” cetus Suryadi dengan nada kesal.

Ia mendesak kepala daerah segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu kepada oknum ASN yang terbukti curang.

Baca Juga  Polisi Ringkus 3 Pencuri Puluhan Tabung Gas Elpiji dan Mesin Pompa Air di Mentok

“Transparansi hasil evaluasi sistem saat ini kami nantikan demi memulihkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan di Bangka Barat,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi timelines.id masih terus berupaya meminta klarifikasi resmi dari instansi terkait langkah audit data presensi serta evaluasi teknis untuk menutup celah manipulasi lokasi tersebut.