Festival Durian Jerieng Dorong Pelangas Jadi Destinasi Wisata Durian Unggulan Bangka Belitung
Sementara itu, Kepala UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Benih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irman, mengatakan festival ini upaya pemerintah daerah mencari sumber daya genetik lokal yang berpotensi didaftarkan ke kementerian sebagai varietas unggul lokal nasional.
Sebanyak 52 varietas durian lokal mengikuti kontes tahun ini. Penamaan varietas durian biasanya berasal dari nama desa, sungai, lokasi tumbuh maupun nama pemilik pohon.
“Varietas seperti Namlung dan Klamunod telah menjadi contoh durian unggul lokal yang mampu bersaing secara nasional,” ujarnya.
Menurutnya apabila suatu varietas telah terdaftar, nilai ekonominya dapat meningkat berkali-kali lipat, dan tugas pemerintah adalah menjaga plasma nutfah serta melestarikan varietas lokal agar tidak punah akibat modernisasi pertanian.
“Festival ini diharapkan dapat mendorong potensi durian lokal tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan di Bangka Belitung dan kali ini dipusatkan di Desa Pelangas sebagai bagian dari pengembangan Program 20 Desa Wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Dan kontes durian idealnya diselenggarakan minimal dua tahun sekali. Selain mempertimbangkan siklus berbuah tanaman durian yang tidak selalu setiap tahun, pelaksanaan berkala juga memberikan kesempatan bagi varietas-varietas unggul lainnya untuk ikut diperkenalkan.
“Setelah ditetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga, pemerintah tidak berhenti sampai di situ. Varietas-varietas unggulan tersebut akan tetap mendapatkan pembinaan sebagai bagian dari upaya pengembangan durian lokal Bangka Belitung,’ tutupnya.*
