Ridwan juga mengimbau kapal-kapal komersial maupun kapal nelayan lain yang tengah melintas di sekitar koordinat kejadian untuk memperketat pengawasan. Ia meminta siapa pun yang melihat tanda-tanda keberadaan korban atau serpihan kapal untuk segera melapor ke posko terdekat.

Menurutnya, dalam situasi darurat seperti ini, solidaritas antarnelayan dan kecepatan koordinasi antarlembaga adalah kunci utama keberhasilan penyelamatan.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar nelayan Bangka Belitung untuk saling bahu-membahu membantu pencarian sesuai kemampuan masing-masing. Mari kita sama-sama mendoakan agar kedua korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tambah Ridwan.

Hingga berita ini diturunkan, DPD HNSI Babel menegaskan akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, Ditpolair, hingga relawan Laskar Sekaban guna memastikan operasi penyelamatan berjalan maksimal di perairan Bangka.

Baca Juga  MoU dengan PTA Singapura, Perguruan Silat Pulau Kelapa Bangka Siap Go Internasional