Wujudkan Tata Kelola Keuangan Akuntabel, Pemkab Basel Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Mewakili Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda, S.T., M.M., menghadiri sekaligus menyampaikan Penjelasan Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Selatan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Junjung Besaoh DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Senin (13/7/2026).

Rapat Paripurna yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan Erwin Asmadi dan dihadiri unsur Forkopimda,anggota DPRD, kepala OPD, instansi vertikal, perbankan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga  Seru! Pramuka SMAN 1 Simpang Rimba Hiking ke Bukit Nenek

Dalam penjelasan Bupati yang dibacakan Sekda Hefi Nuranda disampaikan bahwa penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga menyampaikan capaian membanggakan berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi opini WTP ketujuh kali secara berturut-turut, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga  Pawai Baris Indah Hari Pertama di Basel Berlangsung Meriah

“Atas opini WTP ini diharapkan dapat memacu Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk terus mengelola keuangan daerah dengan baik. Namun, WTP bukanlah tujuan akhir. Pemerintah daerah akan terus melakukan perbaikan, pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah, serta memperkuat kualitas pengelolaan APBD,” demikian disampaikan Sekda Hefi saat membacakan penjelasan Bupati.