“Penyampaian materi kami lakukan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami,” ujar Henny, Selasa (21/7/2026).

Mengingat mayoritas peserta memiliki keterbatasan dalam kemampuan membaca, KPU Bangka Barat menerapkan metode pendekatan khusus. Tim sosialisasi menggunakan teknik bercerita secara persuasif dengan suasana kekeluargaan agar peserta merasa nyaman.

Melalui pendekatan inklusif ini, KPU berharap para pemilih lansia mendapatkan kesempatan setara dalam menerima pendidikan politik.

“Tentunya melalui kegiatan ini ditargetkan mampu mendongkrak kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak suaranya demi keberlanjutan demokrasi,” imbuhnya.