Lewat Dana CSR, 5 Perusahaan Resmi Tanggung JKN 1.864 Warga Rentan Bangka Selatan
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia usaha dalam memperluas jangkauan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Tahap II antara Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, BPJS Kesehatan, dan sejumlah perusahaan swasta. Melalui komitmen bersama ini, sebanyak 1.864 warga miskin dan rentan dipastikan mendapatkan jaminan layanan kesehatan secara gratis melalui pemanfaatan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Prosesi penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan secara khidmat di Kantor BPJS Kesehatan Pangkalpinang pada Kamis, 23 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., yang didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, perwakilan manajemen BPJS Kesehatan Pangkalpinang, serta para pimpinan dan perwakilan dari badan usaha yang terlibat.
Pada tahap kedua ini, terdapat lima perusahaan yang secara resmi menyatakan komitmennya untuk mendukung pembiayaan premi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Perusahaan-perusahaan yang turut berkontribusi tersebut meliputi PT Bhumi Palmindo Kencana, PT Bangka Agro Plantari, CV Agung Sangun Jaya, PT Rajehan Ariq, dan PT Bangka Tin Industry. Sinergi ini mempertegas kepedulian dunia usaha terhadap tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat lokal.
Melalui kemitraan ini, kelima perusahaan tersebut mengalokasikan total dana CSR sebesar Rp391.440.000. Alokasi dana bantuan ini menyasar masyarakat miskin dan rentan yang tersebar di sepuluh desa pada empat kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan. Wilayah-wilayah yang menjadi target sasaran program mencakup Desa Payung, Desa Nandung, Desa Pangkalbuluh, Desa Nyelanding, Desa Bedengung, Desa Serdang, Desa Sidoharjo, Desa Nangka, Desa Delas, hingga Desa Batu Betumpang.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengungkapkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan. Langkah inovatif ini sangat krusial, terutama dalam membantu menyiasati dan menopang keterbatasan kemampuan fiskal anggaran daerah agar pemenuhan hak dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Debby menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan perusahaan yang telah menyalurkan bantuan premi BPJS Kesehatan. Menurutnya, keterlibatan aktif ini merupakan bukti konkret bahwa dunia usaha di Bangka Selatan tidak hanya berfokus pada peningkatkan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga memiliki empati dan rasa kepedulian sosial yang mendalam terhadap warga di sekitar wilayah operasional mereka.
Melalui program kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap masyarakat penerima manfaat kini dapat mengakses fasilitas kesehatan dengan tenang tanpa perlu terbebani oleh kekhawatiran biaya. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat terus diperkuat sehingga mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan masyarakat Bangka Selatan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.

