Duka di Perantauan, saat Keluarga dan Polsek Tempilang Jemput lalu Antar Jenazah Yuliva ke Peristirahat Terakhir

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Suasana duka menyelimuti Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat pada Rabu (29/7/2026) malam. Ratusan warga berdiri dalam senyap di bawah temaram lampu Masjid Jami’ Desa Benteng Kota.

Mereka menyambut kedatangan jenazah Yuliva Andrianita, seorang warga setempat yang mengembuskan napas terakhirnya jauh di tanah rantau. Yuliva ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di wilayah Kesambi, Cirebon Kota, Jawa Barat, pada Selasa (28/7/2026).

Sebelum kabar duka itu pecah, pihak keluarga sempat didera kecemasan mendalam akibat kehilangan kontak dengan almarhumah selama empat hari berturut-turut. Mendengar kabar duka tersebut, Polsek Tempilang tidak tinggal diam.

Di bawah komando Kapolsek Tempilang, Ipda Deni Irawan, institusi kepolisian ini langsung bergerak cepat melakukan koordinasi lintas pulau demi mempercepat kepulangan jenazah.

“Ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat, terlebih saat warga sedang berduka,” ujar Kapolsek Tempilang, Ipda Deni Irawan mewakili Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, Kamis (30/7/2026) pagi.

Didampingi Kasi Humas, Iptu Yos Sudarso, Kapolsek menjelaskan bahwa begitu menerima laporan dari keluarga, anggotanya langsung menghubungi Polsek Kesambi, Polres Cirebon Kota. Sinergi kilat ini dilakukan untuk memastikan proses identifikasi di Cirebon berjalan lancar, sehingga peti jenazah bisa segera diterbangkan kembali ke kampung halaman.

“Kami berkoordinasi intensif dengan kepolisian di Cirebon agar jenazah almarhumah bisa segera dipulangkan ke kampung halaman dengan lancar,” tambahnya.